Showing posts with label int. Show all posts
Showing posts with label int. Show all posts

Thursday, January 2, 2014

TIPE DATA DALAM JAVA

· 0 comments
Secara umum, terdapat dua tipe data dalam Java, yaitu tipe data primitif dan tipe data referensi, yaitu tipe data yang merujuk kepada kelas yang telah dibuat. Tipe data primitif bisa langsung dipakai tanpa membuat kelas nya terlebih dahulu. Berikut tipe-tipe data primitif dalam Java.

a. Integer
Integer merupakan jenis tipe data angka (numerik) yang tidak mempunyai tanda koma dan nilainya ditulis tanpa menggunakan tanda petik, atau dalam kata lain integer merupakan tipe data bilangan bulat. Tipe data yang termasuk integer adalah :

1. ‘byte’, memiliki nilai -128 sampai dengan +127 dan menempati 1 byte (8 bit) di memori. Artinya, jika nilai yang dimasukkan pada variabel bertipe byte lebih dari 127 atau kurang dari -128, maka akan menimbulkan error.

2. ‘short’, memiliki nilai -32768 sampai dengan +32767 dan menempati 2 bytes (16 bit) di memori.

3. ‘int’, memiliki nilai -2147483648 sampai dengan +2147483647 dan menempati 4 bytes (32 bit) di memori. ‘int’ itu sendiri berarti integer, tetapi dibedakan berdasarkan nilai muatannya dalam programming.

4. ‘long’ memiliki nilai -9223372036854775808 sampai dengan 9223372036854775807 dan menempati 8 bytes (32 bit) di memori.

b. Floating-point
Jenis tipe data ini adalah untuk tipe-tipe data yang digunakan pada nilai pecahan atau desimal, misalnya 1/2, 1/3, 0.25, 0.75 dan sebagainya. Sama seperti Integer, nilai dari tipe data ini ditulis tanpa menggunakan tanpa petik. Tipe-tipe data yang termasuk floating-point adalah :

1. ‘float’, memiliki nilai -3.4×108 sampai dengan +3.4×108 dan menempati memori sebesar 4 bytes (32 bit).

2. ‘double’, memiliki nilai -1.7x10308 sampai dengan +1.7x10308 dan menempati memori sebesar 8 bytes (64 bit).

c. Tipe data ‘char’
Tipe data ini digunakan untuk karakter tunggal, misalnya A, B, Z, dan sebagainya. Bebeda dengan integer dan floating-point dimana untuk menyimpan nilainya tidak diperlukan tanda apapun, char memerlukan tanda petik tunggal (‘ … ‘) diantara karakter yang akan dipakai.

d. Tipe data ‘boolean’
Tipe data ini hanya mempunyai 2 nilai, yaitu true atau false. Nilai dari tipe data tersebut ditulis tanpa menggunakan tanda petik apapun. Tipe data ini sering digunakan untuk menyatakan suatu kondisi, misalnya hidup (On) atau mati (Off), sudah (Yes) atau belum (No) dan sebagainya. On bisa kita tulis sebagai true dan Off ditulis sebagai false.

Selain tipe-tipe data yang disebutkan diatas, terdapat tipe data lain yang merujuk kepada kelas yang telah dibuat, seperti ‘String’. Namun, Java sudah menyiapkan kelas ‘String’ ini sehingga tidak diperlukan untuk membuat lagi kelas tersebut. String digunakan untuk karakter yang panjang seperti kata atau kalimat dan diapit dengan tanpa petik ganda (“ … ”). Kita juga bisa membuat tipe data kita sendiri dengan membuat kelasnya terlebih dahulu, kemudian mendefinisikannya. Kita biasa sering melakukannya di dalam method void main(String[] args). Berikut contohnya.

  public class Class1{

    public static void main(String[] args){

     Class1 c1 = new Class1();

    }
  }

Nah, dalam hal ini, kita membuat variabel baru dengan tipe Class1 dan mendeklarasikan variabel tersebut dengan objek baru dari Class1. Pembahasan lebih lanjut tentang hal ini akan disambung pada pokok pembahasan “Variabel” dan “Method”.

METHOD

· 0 comments
Mungkin pada pelajaran matematika, kalian pernah belajar tentang fungsi. Apabila kita memiliki fungsi f(x) = 2x+5, maka f(2) akan bernilai 9. Nah, konsep fungsi pada matematika ini mirip dengan method yang ada pada Java. Pada umumnya, struktur sebuah method adalah seperti berikut.

  public void namaMethod(){

  }

“public” merupakan kata kunci visibilitasnya dan “void” merupakan nilai baliknya. Saya dulu bingung dengan apa maksud nilai balik ini karena tidak mendapatkan penjelasan rinci tentang apa fungsi dari nilai balik ini. Balik lagi ke matematika, apabila saya meminta f(2) dari fungsi f(x) = 2x+5 maka saya akan mendapatkan 9 dan apa yang saya dapatkan dari fungsi ini akan selalu merupakan angka. Bisakah saya meminta nilai dari f(mobil) ? Jawabannya pasti tidak dalam matematika (kalau memang benar bisa saya memohon maaf atas pernyataan saya ini). Akan tetapi, dalam Java kita tidak hanya bisa mempunyai tipe data angka, melainkan huruf (String), boolean, dan sebagainya (penjelasan lebih lanjut akan dibahas pada pembahasan “Tipe data dalam Java”). Oleh karena itu, kita perlu mendefinisikan atau menyatakan tipe data apakah yang akan dikembalikan dari sebuah method.

Tanda kurung setelah nama method merupakan tanda bahwa itu adalah sebuah method. Di dalam kurung tersebut, bisa dimasukkan nilai atau biasa disebut argumen untuk diolah di dalam method sehingga menghasilkan nilai yang diinginkan. Sama seperti pada matematika, pada fungsi f(x) = 2x+5 kita bisa meminta nilai dari f(2) dan sebagainya. Dalam hal ini, x kita sebut sebagai parameter dan 2 merupakan argumen dari fungsi tersebut. Lalu, kalian juga mungkin pernah melihat fungsi f(x, y) = 2x + 5y atau f(x, y, z) = 3x +2y +6z. Nah, di dalam Java, kita juga bisa membuat method mempunyai banyak parameter seperti fungsi tersebut. Bahkan, kita juga bisa mendefinisikan method tanpa parameter, seperti f(). Karena tipe data dalam parameter tersebut bisa berupa angka atau huruf, maka kita juga perlu mendefinisikan tipe data dari parameter tersebut, sehingga mencegah tipe data lain untuk dimasukkan. Berikut struktur method dengan parameter dan tanpa parameter.

Tanpa parameter :

  visibilitas tipe_nilai_balik namaMethod (){

  …

  }

Dengan parameter :

  visibilitas tipe_nilai_balik namaMethod(tipe_data_p1 parameter1, tipe_data_p2 parameter2, …){

  …

  }

Contoh method tanpa parameter :

  public void methodTanpaParameter(){

  }

Contoh method dengan parameter :

  public void methodDenganParameter(int parameter1, String parameter2){

  }

Method yang kita bahas sebelumnya adalah method dengan nilai balik ‘void’ atau dengan kata lain tidak mempunyai nilai balik. Apabila kita ingin method kita mempunyai nilai balik, maka kita wajib menyatakan nilai balik di dalam methodnya dengan kata kunci return kemudian diikuti dengan nilai baliknya.

Contoh method tanpa parameter dan mempunyai nilai balik int :

  public int methodReturnInt() {

    return 10;

  }

Pada contoh yang kita lihat di atas, method tersebut akan mengembalikan nilai ‘10’ apabila dipanggil. Mungkin Anda bingung bagaimana kita bisa mendapatkan nilai balik tersebut. Oke, mari kita lihat contoh berikut ini.

public int angka = methodReturnInt();

Pada contoh di atas, kita memanggil method tersebut kemudian method tersebut akan mengembalikan nilai balik bertipe ‘int’. Nah, kita bisa menangkap nilai baliknya dengan cara menyimpannya ke dalam sebuah variabel. Anda juga bisa langsung menampilkannya kepada user dengan menggunakan perintah seperti ini.

   System.out.println(methodReturnInt());

Selain itu, Anda juga bisa langsung memasukannya dalam perhitungan seperti contoh berikut pada sebuah variabel.

   public int jumlah = 10 + methodReturnInt();

Lalu tentang method khusus pada Java, yaitu public static void main(String[] args). Argumen dari method tersebut adalah array bertipe String. Lalu pertanyaannya, kenapa argumennya array ? Karena argumen yang dimasukkan bisa berkali-kali dan setiap argumen yang dimasukkan disusun dan dinomori di dalam array tersebut. Kenapa String ? Karena String bisa memuat baik angka maupun huruf. Bila tipe datanya int atau double, maka bila kita memasukkan karakter di dalamnya akan muncul error. Hal tersebut sudah menjadi standar dalam Java, Anda tidak perlu bingung dengan hal tersebut. Method ini menjadi tonggak atau method yang akan pertama kali dipanggil saat program berjalan. Oleh karena itu, kita terkadang menambahkan kode seperti new Class1(); atau Class1 c1 = new Class1(); yang artinya, method tersebut akan memanggil kelas baik itu kelas dimana method tersebut ada atau dari kelas lain untuk dijalankan.

Sekian pembahasan tentang method pada Java, pada tutorial selanjutnya kita akan mengenal operator pada Java dan cara penggunaannya.